Awal Tahun JKJS Kolaborasi dengan Politeknik Negeri Sambas

Memasuki awal tahun 2026, komunitas JKJS menandai langkah perdananya dengan menggelar touring pertama. Kegiatan ini terasa istimewa karena tidak sekadar perjalanan biasa, melainkan dikemas sebagai wisata edukatif. JKJS bekerja sama dengan Politeknik Negeri Sambas, khususnya Jurusan Pariwisata, mengadakan kegiatan susur sungai menggunakan kapal Galaherang, menyusuri nadi kehidupan Kota Pontianak.

Pontianak dikenal luas dengan julukan Kota Simpang Besiku. Julukan ini bukan tanpa alasan, karena kota ini merupakan pertemuan tiga sungai besar yang menjadi jalur penting sejak masa lampau. Sungai-sungai tersebut bukan hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi saksi sejarah tumbuh dan berkembangnya peradaban Pontianak.

Dalam kegiatan susur sungai ini, peserta memperoleh berbagai informasi sejarah yang menarik. Salah satunya mengenai pelabuhan pertama di Pontianak yang dikenal dengan nama Pelabuhan Shenghie. Pelabuhan ini memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas perdagangan pada masa awal perkembangan kota, sekaligus menjadi pintu masuk interaksi budaya dengan berbagai bangsa.

Kisah unik lainnya adalah keberadaan Kampung Kamboja di Pontianak. Kampung ini menyimpan sejarah migrasi penduduk dari Kamboja yang kemudian menetap dan berbaur dengan masyarakat lokal. Hingga kini, jejak sejarah tersebut masih dapat dirasakan melalui cerita turun-temurun dan identitas kawasan yang tetap terjaga.

Perjalanan susur sungai juga mengulas tentang infrastruktur ikonik kota, salah satunya Jembatan Tol Pontianak yang diresmikan pada tahun 1981 oleh Presiden Soeharto. Jembatan ini menjadi simbol kemajuan dan konektivitas Pontianak, serta berperan besar dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Tidak kalah menarik, peserta juga diperkenalkan dengan bangunan bersejarah De Javasche Bank, yang kini dikenal sebagai Bank Indonesia. Gedung yang terletak di Jalan Rahadi Osman ini merupakan kantor kedua De Javasche Bank dan menjadi saksi perkembangan sistem keuangan di Kalimantan Barat pada masa kolonial.

Peserta dari Poltasa Sambas
Touring perdana JKJS ini membuktikan bahwa kegiatan komunitas dapat dikemas secara kreatif, edukatif, dan sarat nilai sejarah. Kolaborasi dengan dunia akademik, dalam hal ini Politeknik Negeri Sambas Jurusan Pariwisata, menjadi langkah positif untuk memperkaya wawasan sekaligus memperkenalkan potensi wisata sejarah Pontianak kepada masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *